Minggu, 01 September 2013

Cerita Kertas Putih

di atas tanah remah ini ku menulis
ditemani semanis rerumputan layu
tak sedamai ku melihat sinar lembayung
yang memudarkan tudung awan biru

waktu ini,
hanya berimajinasi dalam senja
berusaha menghadirkan sosok pelangi
walau tanpa hujan berlalu lalang

redup-redup hari bergejolak
merontah ingin mendiamkan bumi
malam boleh jadi
lalu tibalah ia kini menyisir hidupku

aku bermain dengan arah alur hidup ini
yang ku cari hanya merangkap waktu
namun kau dan aku yang tercipta
berbeda dengan sejuta intrik dan serdau polemik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar