Kamis, 29 Agustus 2013

Aku dan Mereka

Kata orang dunia itu penuh warna, belum lagi rasanya juga seperti mesin ketik berabjad abcd. Semua orang punya goresan memori terindah dalam hidupnya. Benarkah begitu? Ya tentu saja. Kita semua hidup berawal dari nol lalu beranjak mulai mewarnai hidup yang putih menjadi mejikuhibiniu.

Lalu usia semakin bertambah dan kita mengenal apa itu arti saling berinteraksi dengan orang lain utamanya cara berteman, lalu kemudian mulai menjamah untuk mengenal arti cinta dan kasih sayang. Kali ini kita berusaha mencerna orang yang benar – benar menarik perhatian kita. Tak lama dari semua proses itu berlangsung tentu saja secuil masalah akan hadir menyentuh hidup kita. Kemudian semakin lama semakin menumpuk dan terlalu sering bercengkrama menguji kesabaran dan kedewasaan.

Andai kita semua bisa bijak terhadap diri kita untuk tidak terlalu larut dalam cemooh kesedihan. Sahabat, dunia itu masih luas bukan secuil ruangan kamar ini yang hanya membungkam tangismu dan mengingatkanmu dengan sejuta memori dengannya. Kalau masalahmu itu membebanimu berarti ia mimpi buruk. Sejatinya cinta itu wajar hadir didalam diri manusia, namun suatu saat juga bisa pergi menghantam hidupmu dengan kesedihan. Aku dan mereka adalah sahabatmu yang berusaha untuk selalu ada di setiap detikan waktumu. Kita tak akan tega melihatmu hanya bersedih terus sepanjang waktu. Biarkan dirimu mengenal cinta dan membiarkannya tetap harum di hatimu. Namun ku mohon ya kali ini jangan teteskan air matamu lagi. Dunia sesungguhnya masih bersikap baik untuk menyambut kita di esok hari :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar