Menjamu setiap bait hentakan kaki yang datang
Rimbunan orang memadati ruangan terbuka itu
beratapkan hiasan selambu warna warni
dikanan kirinya ada janur melengkung ayu
semua yang hadir seakan beradu kabar
terlihat jelas dari sini
kuwade itu berdiri kokoh
menarik pesona seribu mata
hari itu begitu semringah
dengan bersandingnya dua makhluk Tuhan
namun tak sampai hati
mengirim kabar duka bagi hati yang lain
ia hanya terbungkam dengan realitas yang ada
kemudian tak lama melumerkan derai air mata
dirinya hanya sanggup mengotak atik kenangan
saat perjodohan adalah jalan pintas
untuk memtikan rasa cinta gadis yang lain
sungguh jeritan hati tengah bersua
dengan denyutan nadi yang kian berdetak kencang
mencari dimana kesempurnaan hidup sesungguhnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar