Pada suatu ketika
Mereka berceloteh saling bisik dan bidik
Meramu amunisi untuk meluncurkan ambisi
Dalam secangkir teh hangat
Pertemuannya rapat tiada sekat
Katanya planet rimba ini butuh lakon
Berjiwa kesatria piningit
Para semut sudah kehabisan makanan dan pengharapan
Apalagi padi sudah menjamur di hajar lalat
Tak ada duit meretas urip
Katanya pula disini butuh persemakmuran
Dari secuil janji untuk kebahagiaan
Semoga jemari para jelatah usang itu meronta
Akan pilihan berdasarkan mata hati
Bukan terkapar rayuan bingkisan khuldi
Planet butuh harga diri
Dari citra yang tak tercoreng ambang manusiawi
Mereka berceloteh saling bisik dan bidik
Meramu amunisi untuk meluncurkan ambisi
Dalam secangkir teh hangat
Pertemuannya rapat tiada sekat
Katanya planet rimba ini butuh lakon
Berjiwa kesatria piningit
Para semut sudah kehabisan makanan dan pengharapan
Apalagi padi sudah menjamur di hajar lalat
Tak ada duit meretas urip
Katanya pula disini butuh persemakmuran
Dari secuil janji untuk kebahagiaan
Semoga jemari para jelatah usang itu meronta
Akan pilihan berdasarkan mata hati
Bukan terkapar rayuan bingkisan khuldi
Planet butuh harga diri
Dari citra yang tak tercoreng ambang manusiawi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar